Langsung ke konten utama

Semudah Apapun Lupa, Tetap Saja Ingat

Waktu sudah memasuki tahun 2018. Segala hal yang terlewat harusnya tak perlu lagi tertahan di benak.

Aku yakin bisa lupa. Yakin sekali. Hanya sesekali, sengaja mengingat.

Tentang segala kesantunan tanpa bahasa, segala cinta yang tak bersastra, dan apalah lagi itu namanya.

Allah Maha Tahu. Mengapa harus hadir atau harus pulang.

Tidak apa.

Aku hanya ingin ingat sebentar lagi. Sebelum melupakan segalanya.



Marinir,
3 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sore...

Bulan lima, dua ribu tujuh belas. Bulan puasa. Kamu pikir aku gila? Nyaris. Aku masih waras ternyata. Ah... dua juz hampir habis demi menanti. Habis sudah malu, kikis semua hal yang mengganggu. Hari itu berlalu begitu baik. Benar-benar baik. Aku tidak bisa tidur. Otakku agak melantur.

Tak Mau Apa

Entah bagaimana ceritanya. 64 hari merasa terombang-ambing. Maju atau tidak. Kalut atau bimbang. Semua perasaan yang tidak bisa tertuang. Sama sekali. Maka awal bulan August, tak ada lagi resah. Saling lepas berlarian. Hingga detik ini rasanya tidak mau apa-apa lagi. Masih bingung? Jelas. Mau mutung? Tidak boleh! Aku harus tetap waras.